Showing posts with label One Piece. Show all posts

Wednesday, February 19, 2020

thumbnail

Detail-Detail Kecil yang Mungkin Kamu Lewatkan di One Piece Chapter 971

Sebelum kita membahas detail-detail kecil yang mungkin kamu lewatkan di One Piece Chapter 971, jangan lupa untuk follow Twitter @YonkouTerkuat untuk mendapat berbagai update dan twit-twit random seputar One Piece dan Anime/Manga lainnya. Oke langsung saja mulai detail pertama.

Sunday, February 16, 2020

thumbnail

Versi Teks One Piece Chapter 971 - Hukum Rebus

Nona Toki dan kedua anaknya masih tinggal di Kastil Kuri, dan makin hari mereka harus makin waspada. Bahkan sebelum makan, makanannya harus dicek terlebih dahulu oleh ajudan untuk memastikan kalau itu tidak mengantuk racun.

Sunday, February 9, 2020

thumbnail

Perbedaan One Piece Episode 921 dengan Versi Manga

One Piece Episode 921 diadaptasi dari sebagian Chapter 927 dan Chapter 928. Sebelum masuk ke pembahasan, pertama-tama jangan lupa untuk follow Twitter @YonkouTerkuat untuk mendapat berbagai update dan twit-twit random seputar One Piece dan Anime/Manga lainnya.

Tuesday, February 4, 2020

thumbnail

Detail-Detail Kecil yang Mungkin Kamu Lewatkan di One Piece Chapter 970

Sebelum kita membahas detail-detail kecil yang mungkin kamu lewatkan di One Piece Chapter 970, jangan lupa untuk follow Twitter @YonkouTerkuat untuk mendapat berbagai update dan twit-twit random seputar One Piece dan Anime/Manga lainnya. Oke langsung saja mulai detail pertama.

Sunday, January 26, 2020

Tuesday, January 21, 2020

thumbnail

Detail-Detail Kecil yang Mungkin Kamu Lewatkan di One Piece Chapter 968

Flashback masih terus berlanjut, kali ini chapter berfokus pada bubarnya Kelompok Bajak Laut Roger dan kembalinya Oden ke Negeri Wano.

Langsung saja mulai dari detail pertama.

1. Halaman Cover
Halaman cover kerap kali dilewatkan oleh para pembaca manga. Orang-orang cenderung tidak sabar untuk langsung membaca isi ceritanya. Padahal, halaman cover One Piece khususnya kerap memuat detail-detail kecil yang cukup menarik untuk disimak. Termasuk pada chapter kali ini, One Piece Chapter 968.


Pada halaman cover ini, setidaknya ada 7 detail kecil yang mungkin kamu lewatkan.

1.1 Bekas Benang Doflamingo
Goresan benang dari teknik sangkar burung Doflamingo masih terlihat di bukit bebatuan yang ada di background. Kota sedang dalam proses perbaikan, tapi "luka" di bukit itu bisa jadi akan dibiarkan begitu saja. Hitung-hitung sebagai monumen untuk mengenang pertarungan hebat antara Luffy dan Doflamingo yang pernah terjadi di sana.


1.2 Perbaikan Kota
Kerangka-kerangka untuk perbaikan gedung masih bisa dengan jelas dilihat di beberapa bangunan yang ada di sepanjang jalan itu. Kota yang dikenal dengan hasrat dan cinta ini benar-benar sedang dalam masa pemulihan.


1.3 Kain Tukang Cukur Chiffon
Seperti selayaknya salon atau tukang cukur pada umumnya, klien akan diberi kain khusus untuk menutupi dirinya ketika rambut akan dipotong. Ketika sekelompok angkatan laut menangkap Chiffon, ia diangkut langsung bahkan dalam kondisi kain itu masih menutupi badannya.


1.4 Efek Cium Germs Pirates
Meskipun kelompok bajak laut Germs Pirates yang meneror Dressrosa dengan kemampuan yang membuat orang menggila menciumi orang-orang sekitarnya sudah dikalahkan oleh Bege, efek cium itu masih belum hilang.


1.5 Anjing Peliharaan Angkatan Laut
Terlihat sosok kecil di deretan paling depan angkatan laut yang menangkap Chiffon. Ini hanya spekulasi belaka, tapi kemungkinan itu adalah semacam anjing peliharaan si perempuan angkatan laut. Hal ini menjelaskan bagaimana mereka bisa melacak Chiffon.


Motif pakaian perempuan angkatan laut itu juga putih dengan corak hitam-hitam ala dalmatian. Hal ini bisa dilihat pada cover One Piece Chapter 966.

1.6 Anak Buah Bege
Masih sama seperti cover One Piece Chapter 966, di pojokkan terdapat orang berpakaian ala mafia terkapar. Bedanya kalau sebelumnya di pojok kanan, sekarang di kiri. Sosok ini tak lain adalah salah satu anak buah Bege yang mengawal Chiffon, namun tampaknya angkatan laut terlalu kuat baginya sampai-sampai ia tak bisa melindungi istri bossnya.


1.7 Sepatu Gotti
Detail terakhir yang tidak kalah (tidak) pentingnya adalah, Gotti kembali terlihat dengan sepatu bermotif bulat-bulatnya. Sepatu hitam yang tampak ia kenakan pada halaman cover One Piece Chapter 960 digambar polos karena ia berada cukup jauh di background.


Sepatu dengan motif yang sama juga terlihat digunakan oleh Vito di halaman cover beberapa chapter sebelumnya.

2. Kemampuan Buah Iblis Buggy
Untuk pertama kali di flashback ini, Buggy terlihat menggunakan kemampuan buah iblisnya. Ketika kru Roger berkumpul untuk akhirnya mendengar berita pembubaran kelompok itu, Buggy hanya terlihat setengah badan.


3. Topi Roger
Ketika harus berpisah dengan krunya, Roger menitipkan topinya pada Rayleigh, partner pertamanya dalam perjalanan menjadi bajak laut terhebat. Sebuah momen yang emosional. Roger pun pergi meninggalkan teman-temannya tanpa mengenakan topi.


Hal ini menjelaskan kenapa pada saat ia bertemu minum-minum dengan Shirohige, topi yang digunakan waktu itu agak berbeda.

4. Baju Nododon Seagull
Meskipun bertubuh paling besar di antara kelompok Roger, sepertinya mencari pakaian berukuran pas bukan sesuatu yang sulit bagi Seagull. Dia justru menjadi karakter yang sangat sering terlihat berganti-ganti pakaian. Kadang kaos putih polos, hitam polos, hitam bergaris, kaos putih dengan luaran hitam, dan terakhir terlihat mengenakan kaos bertuliskan NODODODON.


5. Rayleigh Memalingkan Wajah
Rayleigh jadi satu-satunya kru yang terlihat memalingkan wajah ketika kaptennya pergi. Mungkin ia tak mau terlihat saat menangis. Sebelumnya saat Roger memberinya pesan-pesan terakhir saja, ia menutupi mukanya dengan tangan.


6. Pakaian Warga
Bukan hanya keluarga dan ajudan Oden, para warga pun sampai harus menggunakan baju-baju yang ditambal-tambal. Menggambarkan betapa susahnya Kuri berusaha untuk bertahan tanpa pemimpin. Tapi meski dalam kondisi seperti itu, mereka masih tetap bisa tersenyum dan tertawa menyambut kembalinya Oden.


Dan hei, ada juga si panda legendaris di pojok kanan.

Tidak hanya di Kuri, di halaman-halaman akhir saat Oden menuju ibu kota, penduduk dari daerah lain pun tampak menggunakan baju yang ditambal-tambal. Menunjukan bahwa pengaruh buruk Orochi menyebar ke seluruh penjuru negeri.

7. Kacamata Inuarashi
Inuarashi akhirnya mulai terlihat memakai kacamata. Terakhir ia muncul di chapter minggu lalu ketika memilih untuk menemani Toki di Wano, Inuarashi masih belum memakai kacamata. Setelah Oden kembali, akhirnya ia menggunakan kacamata. Dan sampai sekarang, ia masih tetap mengenakan kacamata.


Ukuran tubuh kedua mink ini juga terlihat meningkat pesat. Sekarang mereka sudah jauh lebih besar dari ukuran manusia normal.

8. Oden Lompat Kastil
Kalau diperhatikan dengan sangat teliti, ketika Oden marah dan hendak menyerang Orochi, ia langsung melompat dari lantai atas kastil Kuri.


Detail lain dari aksi pergerakan Oden juga bisa dilihat di halaman yang sama. Ketika harus melewati sungai, Oden memilih untuk langsung melompat saja dari ujung ke ujung alih-alih menggunakan jembatan yang disediakan.


Follow Twitter @YonkouTerkuat untuk mendapat berbagai update dan twit-twit random seputar One Piece dan Anime/Manga lainnya.

Tuesday, January 7, 2020

thumbnail

Detail-Detail Kecil yang Mungkin Kamu Lewatkan di One Piece Chapter 967

Versi resmi One Piece Chapter 967 dari MangaPlus akhirnya rilis. Kemungkinan besar, ada banyak detail yang kalian lewatkan pada chapter ini. Apalagi kalau kalian membaca versi terjemahan cepat yang sudah bocor 1-2 minggu yang lalu.

Friday, December 20, 2019

thumbnail

Versi Teks One Piece Chapter 966 part 2

Baca bagian pertamanya di Versi Teks One Piece Chapter 966 part 1

"Hartanya jadi kebanyakan!!"
"Juga barang-barang persediaan makanan!!"

"Kembalikan makanan-makanan mereka, bodoh!! Apa kalian mau Oden dan keluarganya mati kelaparan!?"
"B-Baik pak!!"

Dan akhirnya salam perpisahan...
"Sampai jumpa lagi!!" teriak kru Shirohige.
"Jangan lupa bawa oleh-oleh!!" ucap Marco.

Chapter kedua dari kehidupan bajak laut Oden pun dimulai, sebuah awal dari petualangan baru dimulai. Oden menulis dalam catatannya, "Shiro-chan adalah pria yang hebat, dan Roger adalah pria yang tidak tertebak!! Semoga Kami beruntung!!"


Perjalanan Oden di kapal Roger dimulai, dan tentu dia ke sana bersama keluarganya. Roger tampak begitu bahagia menggendong Hiyori. "Sudah lama sekali sejak terakhir kali aku menggendong bayi... Jadi nama mereka, Hiyori dan Momonosuke?"

Rayleigh menggendong Momonosuke, "Aku jadi teringat masa lalu.." ucapnya.

Lalu...
"Kapten Roger!! Kami menemukan penyusup!!"

Oden kaget karena ternyata penyusup yang dimaksud adalah manusia kucing dan anjing. "Inuarashi!? Nekomamushi!? Apa yang kalian lakukan di sini!?"

"Kami merasa senang saat berada bersama Anda, Oden-sama!!"

Sementara di pulau tempat kelompok Shirohige masih berada..
"Si kucing dan anjing juga menghilang!!"
"Dasar kucing anjing bodoh itu!!"

Tapi tentu saja, selain Roger, sebagian besar kru belum bisa menerima Oden.
"Kau ada di sini hanya karena kami butuh pengetahuanmu, Oden!!"
"Kami tidak bisa menerimamu secepat itu!!"


Tapi kenyataannya tidak begitu. Setelah melewati hari-hari sebagai bajak laut, menyerang kota pelabuhan untuk mencari bahan-bahan makanan, mereka langsung akrab.

Tak butuh waktu lama tampaknya bagi Oden untuk bisa akrab pesta minum-minum dengan kelompok Roger.

Mereka minum-minum, bernyanyi-nyanyi, "Oden~~~!!!"
"Mari bersulang, untuk waktu kita bersama Oden!!"

Sampai kemudian Crocus menjelaskan ke Oden kalau waktu Roger tidak banyak lagi. "Orang ini cuma punya sisa hidup setahun lagi.." ucapnya.

Roger tertawa saja, "Uahahaha!!"
Sementara Oden kaget, "Haaaaah!!!???"

"Makanya aku buru-buru.." ucap Roger.

Selanjutnya mereka pergi berlayar di hembusan air laut knock up stream untuk menuju pulau langit.
"Kita akan mati...!! Huaaaa...!!!!!"

Dan Oden semakin merasa kagum akan betapa luasnya dunia yang bagai tanpa akhir. Siapa yang mengira bahwa ada pulau bahkan sampai di atas langit!?


Mereka lalu sampai di lonceng emas Shandorian. Buggy tampak bersemangat sekali melihat lonceng raksasa yang terbuat dari emas murni.

"Bagaimana kita akan membawa lonceng emas raksasa ini, kapten!?"

"Kau saja yang mengambilnya nanti kalau sudah menjadi kapten bajak lautmu sendiri." ucap Roger. "Aku tidak punya banyak waktu untuk ini."

"Eeeh!? Setidaknya ayo kita ambil saja sepotong dua potong, kapten"

Yang ingin dicari Roger di tempat itu adalah poneglyph.

"Batu-batu ini memiliki suara.." ucap Roger. "Begitu terdengar hingga mudah untuk menemukannya. Yang ini selalu berbicara mengenai suatu kekuatan yang luar biasa..."

Roger tak bisa membaca isinya, tapi ia bisa seolah mendengar suara dari poneglyph itu.

"Tulisan ini berisi informasi mengenai sebuah senjata bernama Poseidon.." ucap Oden.

"Oden, coba kau pahat kata-kataku ini di sana!!" Roger lalu memberi pesan, "Aku telah sampai di sini dan aku akan menuntun kalian menuju akhir!!"

Oden pun mengukir pesan sesuai yang Roger mau.
"Seperti ini?"

"Kerja bagus, Oden!!"

Dan seperti itu, Oden pada akhirnya mencapai akhir bersama Roger, tujuan dari sisa hidup yang ia habiskan... chapter terakhir dari petualangan besarnya.


Bersambung ke One Piece Chapter 967

NB: kemungkinan masih ada bagian yang kurang/salah, akan diperbarui ketika versi resminya keluar hari senin nanti.
thumbnail

Versi Teks One Piece Chapter 966: Roger dan Shirohige

"Oh!! Akhirnya muncul juga si samurai!!"

Roger terlihat sangat bersemangat ketika mengetahui Oden, samurai di Kapal Shirohige berlabuh di pulau itu.


Begitu pula dengan Oden, setelah mengetahui keberadaan Roger dkk ia langsung turun dan melesat menuju mereka, berpikir kalau mereka adalah bajak laut-bajak laut yang umumnya mereka temui.

Sementara kru Shirohige yang sudah tahu Kelompok Roger seperti apa berusaha untuk mencegah Oden dengan berteriak, "Tunggu dulu, Kapten Oden!!"

Oden tak mendengarkan dan terus berlari, "Aku hanya perlu menghabisi mereka dan mengambil hartanya, kan!?"

"Tidak akan semudah itu!! Kelompok Roger levelnya beda jauh dengan bajak laut yang selama ini kita lawan!!"

Oden yang sama sekali tak peduli malah langsung menerobos dan menyerang kru Roger dengan teknik dua pedangnya, "Nitouryuu Oden... Gan Modoki!!!"


Tampak beberapa kru Roger terhempas olehnya.

"Rumor itu benar... Dia kuat!!" ucap salah seorang anggota Roger yang terkapar oleh serangan Oden.

Tapi di depan sana, tampak Scopper Gaban dan Reyleigh sudah menunggu, saling berdiri bersebelahan untuk menghalau Oden.

"Ayo kita lakukan bersama-sama, Rayleigh.." Gaban bersiap dengan dua kapak.
"Baiklah kalau kau maunya begitu.." Rayleigh bersiap dengan pedangnya.


"Tunggu dulu Gaban, Rayleigh!!" sang kapten mendadak berlari dari belakang dan melewati mereka berdua, "Mana mungkin kubiarkan dua sahabat terbaikku luka!!"

Roger ingin menyerang Oden sendirian.

"Bilang saja kau ingin melawannya sendiri.." ucap Rayleigh.

Oden yang masih melesat sadar akan aura mengerikan yang mendekat, tapi ia justru terlihat semakin bersemangat, "Aura mahkluk buas!!"

"Oi samurai!!"

Roger bersiap untuk menyerang dan akhirnya sebuah tebasan ia lesatkan, "Kamusari!!!"

Oden tampaknya coba menahan dengan kedua pedangnya namun serangan Roger terlalu kuat baginya. Oden berhasil dihempaskan.


Oden terlempar cukup jauh oleh serangan itu, ia terhampas menabrak tebing, terlihat luka di kepalanya, tapi ia kembali berdiri dan berlari menuju Roger.

"Serangan apa itu tadi!? Luar biasa!!"

Sementara serangan Roger tadi hanya seperti pemanasan kecil untuknya. Bentrok sesungguhnya baru akan terjadi. Di sana, ada Shirohige yang juga bersiap untuk melepaskan serangan.

Shirohige dengan tombaknya, Roger dengan pedangnya, dua senjata berlapis haki siap untuk saling hantam dan...

Baaaammmm!!!!!


Sentuhan haki kedua senjata menciptakan tekanan ledak yang sangat dahsyat ke sekujur pulau. Hempasannya menggetarkan awan di sekitar, membuat pepohonan beterbangan bahkan Moby Dick yang berlabuh di pinggir pantai terhempas olehnya.

"Kapal kita!!!" jerit kru.

Roger dan Shirohige saling berhadapan..

"Kelihatannya kau sehat-sehat saja, Roger!"
"Sudah berapa tahun ya, Shirohige!?"

Dan keduanya sama-sama ingin bertarung secara penuh, "Kerahkan seluruh kekuatanmu!!"

"Gurararara!!"
"Uahahaha!!"

Dan para kru dari kedua belah pihak pun mulai saling serang,
"Ayo serang!!"
"Habisi mereka semua!!"


Kelompok Bajak Laut Roger vs Kelompok Bajak Laut Shirohige. Konfrontasi antara dua kelompok bajak laut besar ini berlangsung selama tiga hari tiga malam.

Di hari keempat...

Pertarungan berakhir dan kini mereka malah mulai berpesta, minum-minum, berbagi harta.

"Baju yang bagus, di mana kau mendapatkannya!?" Epoida tampak memegang sebuah baju.

"Oi oi jangan mengambil terlalu banyak, kita kan sudah janji membaginya secara adil!!" kru Roger dan Shirohige saling berbagi harta karun.

"Tambahkan tiga kotak lagi!!"

Sementara dari jarak yang cukup jauh Rayleigh melihat kelakuan mereka dan mereka, "Siapa sangka dari bertarung mati-matian malah jadi tukar-tukaran kado begini.."


Teach melihat Shanks dan Buggy lalu bertanya pada Marco dkk yang ada di sebelahnya, "Anak-anak ini.. Apa mereka anak magang juga?"

"Yah begitulah dan sudah cukup lama.."

"Kelihatannya mereka tidak kuat.." ucap Teach.
"Tapi mereka punya attitude yang bagus"

Di sisi lain, Buggy melihat Teach kecil lalu berbisik pada Shanks, "Oi Shanks, apa kau lihat anak bertopi itu? Selama pertarungan beberapa hari ini ia tidak tidur sama sekali!!"

"Eh? Kenapa??"
"Kudengar ia bahkan tidak pernah tidur sejak lahir.."

"Hah!? Bagaimana bisa? Tapi baguslah, berarti dia bisa menikmati hidup dua kali lebih lama!" ucap Shanks.
"Mana bisa segampang itu, bodoh!! Dia itu monster!!" ucap Buggy.


Di sisi lain pulau, tampak Roger mendiskusikan sesuatu bersama Shirohige dan Oden. Roger kaget saat Oden berkata kalau ia bisa...

"Kau bisa mengerti maksudnya apa!?"

"Iya aku bisa," ucap Oden. "Aku bisa menerjemahkannya untukmu, tapi untuk apa? Simbol-simbol ini adalah kode rahasia. Cara untuk menerjemahkannya diwariskan secara turun temurun di keluarga Kozuki."

"Kami mendapatkannya 13 tahun yang lalu, saat kami berhasil melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh siapapun: Mencapai ujung dari log pose, Pulau Road Star!! Tapi ketika sampai di sana, aku menyadari kalau itu bukanlah pulau terakhir!! Log pose yang kami miliki tidak bisa menuntun kami lebih jauh lagi, tapi.. Aku yakin masih ada satu pulau lagi!! Satu pulau yang harus kau capai untuk bisa dianggap mengelilingi dunia, sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh siapapun!!"

Roger menunjukan salinan-salinan poneglyph yang dimilikinya, "Ada empat titik yang ditandai pada empat batu ini, dan aku yakin kalau itu adalah koordinat dari pulau terakhir. Tapi Pemerintah Dunia sudah sejak lama melarang pembacaan poneglyph!! Dulu aku mengira batu-batu ini hanya objek biasa, tapi siapa sangka ini akan berperan penting dalam mencapai tujuanku."


"Ini berarti pemerintah dunia tidak ingin siapapun sampai sana. Dan hal itu malah semakin membuktikan kalau di sana ada harta yang luar biasa!! Kalau bisa sampai ke sana, kita bisa menjadi bajak laut terhebat selautan!! Aku ingin menjadi..."

Tak terdengar apa lanjutan dari kata-kata Roger, tapi Oden dan Shirohige tampak kaget.
"Hah??"

"Gurararara!!" Shirohige tertawa, "Kau ini kebanyakan omong kosong, Roger!! Memangnya kau ini anak-anak, hah!?"

Sementara Oden malah merasa kagum hingga terdiam membeku.

"Kumohon pinjami aku Oden selama setahun, Newgate!! Anggap ini permintaan terakhirku!! Dengan dia di sisiku aku pasti bisa mencapai pulau terakhir!!"

"Oi oi!! Kenapa malah kalian yang memutuskan!?" bentak Oden.

Dan setelahnya terjadi satu hal yang membuat terkejut seluruh kru. Ribut-ribut terdengar di kedua kelompok, "Apa yang terjadi!?"

"Kapten Roger... Kapten Roger bersujud di hadapan Shirohige!!!"

Roger bersujud demi mendapat Oden.

"Hentikan, kapten!! Mereka itu rival kita!!" ucap Gaban.

Roger bersujud di hadapan Oden, "Kumohon, Oden!! Ikutlah membantu navigasi kami, hanya untuk satu tahun saja!!"

"Hentikan!! Jangan membuat malu dirimu sendiri, jangan bersujud di hadapanku!!" ucap Oden.


Shirohige terlihat marah dan tidak mengizinkannya. "Tak akan kubiarkan, Roger!! Apa kau pikir aku rela menyerahkan anggota keluargaku!?"

Dan kemarahan Shirohige membuat laut di sekitar pulau itu terbelah bertingkat-tingkat, "Uwaaah lautnya..!!"

Namun bagaimanapun, Oden tak bisa menapik sesuatu yang seolah memanggil di dalam dirinya. Ada hubungan apa antara batu-batu itu dan Klan Kozuki? Dan apakah pertemuannya dengan Roger hanya sebuah kebetulan belaka? Tanpa pikir panjang Oden menemukan jawabannya.

"Shiro-chan...!! Kumohon izinkan aku bersama mereka..!!"

Shirohige lalu memasak wajah jijik seperti saat Toki minta diantar ke Wano.
"Wajahmu terlihat jijik...!!"


"Sudah jangan banyak tingkah, jelas aku menentang ini!!" ucap Shirohige, "Kita ini saudara bukan!?"
"Ayolah Shiro-chan... Cuma satu tahun saja..."

Pada akhirnya Oden berhasil merayu Shirohige untuk ia bisa bergabung dengan Roger. Meski tentu saja, Shirohige masih terlihat tidak puas, kesal, dan marah.

"Kami akan tetap berada di sini," ucap Izo. "Kami lebih memilih untuk berada di kapal ini, jadi kami akan menunggu Anda kembali satu tahun lagi.."

"Iya, kalian sudah menjadi bajak laut yang hebat. Jadi kalian bebas memilih jalan kalian masing-masing." ucap Oden pada Izo, Nekomamushi, dan Inuarashi.

Shirohige masih terlihat ngambek di pojokan.
"Ayah, apa kau tidak mau mengucapkan sampai jumpa!? Roger memberi semua harta karunnya pada kita sebagai ucapan terimakasih!!"

"Hmpph...!!" Shirohige tidak peduli.


"Hartanya jadi kebanyakan!!"
"Juga barang-barang persediaan makanan!!"

"Kembalikan makanan-makanan mereka, bodoh!! Apa kalian mau Oden dan keluarganya mati kelaparan!?"
"B-Baik pak!!"

Dan akhirnya salam perpisahan...
"Sampai jumpa lagi!!" teriak kru Shirohige.
"Jangan lupa bawa oleh-oleh!!" ucap Marco.

Lanjut ke: Versi Teks One Piece Chapter 966 part 2