Pedro terus dipojokkan sampai akhirnya tiba di suatu taman tempat Tamago sedang menunggu. Dan ternyata hubungan di masa lalu mereka begitu dalam. Mereka ternyata rival, saingan berat. Pertarungan tampaknya pernah terjadi di masa lalu hingga meninggalkan bekas luka di masing-masing mata kiri mereka. Detail kecil yang disiapkan dengan sangat apik oleh Oda.