"Duuh.. sepertinya dia akan pingsan.." Nami menghawatirkan Zoro.
"Ayo hajar dia Zoro!!" Luffy terus mendukung.
"Aku tak sudi dikalahkan satu kali pun oleh orang yang menyebut dirinya sebagai pendekar pedang!!" ucap Zoro.
"Aku mengerti, semua yang ada dalam dirimu berasal dari keinginan yang kuat... Tapi tenang saja, kalau pun kau nanti kalah olehku, kau bisa menggunakan luka-lukamu itu sebagai alasan.."
"Justru sebaliknya!" ucap Zoro. "Kalau aku sampai kalah hanya karena luka kecil seperti ini, lebih baik aku menyerah saja sebagai pendekar pedang!!"
"Huh, dasar sombong.." Cabaji serius ingin menghabisi Zoro.
"Hei.." Nami menepuk pundak Luffy lalu bicara dengannya, "Pondok yang ada di belakang reruntuhan bekas kedai minuman itu, mereka pasti menyimpan harta mereka di sana, dan Buggy mungkin masih membawa petanya. Akan kugunakan kesempatan ini, saat para bajak laut itu masih pingsan untuk mengambil harta itu dan melarikan diri."
"Masalah kalian menang atau kalah melawan Buggy, itu bukan urusanku. Tapi kalau misalnya kalian berhasil memperoleh peta itu darinya, aku akan bergabung lagi dengan kalian.." ucap Nami, dan ia pun pergi. "Semoga berhasil ya!"
"Ya, makasih!" ucap Luffy.
"Roronoa Zoro!!!" Cabaji menyiapkan beberapa buah gasing yang telah berputar untuk menyerang Zoro, "Akan kubuat kau merasakan kehebatan jurus akrobatku!!"
Cabaji memulai serangannya, "Jurus pertama! Kamikaze Hyakkoma Gekijou!!!" Cabaji melempar belasan gasing yang berputar kencang ke arah Zoro.
Zoro berusaha untuk menepisnya dengan pedang-pedangnya, namun Cabaji terus melanjutkan serangannya, "Selanjutnya, Yamanoboro!!!!" Cabaji melesat naik ke atas gedung menggunakan sepeda roda satunya.
Sementara Zoro sibuk menepis gasing-gasing itu, Cabaji terus melesat sampai udara, "Nouryou Uchiage Hanabi!!!"
"Wow, tinggi sekali!!" ucap Luffy.
"Ichirinzahi!!!!" Cabaji bersiap untuk melesat dan melepaskan tusukan pedang dari atas sana.
"Cabaji!!!!" Buggy ikut-ikutan membantu, ia melesatkan tangannya untuk mencengkram tubuh Zoro supaya tidak bisa menghindar, "Aku akan menahan Zoro, cepat habisi dia!!"
"Tentu.."
"Sial...!!"
Jduakkkkk!!!!! Luffy menginjak tangan Buggy sebelum sempat menyentuh Zoro.
"Gyaaaahhh!!!!" Buggy berteriak kesakitan.
"Luffy!?"
"Jangan mengganggu pertarungan Zoro!!" ucap Luffy.
"Kau...!!!"
"Aku tetap bisa membunuhmu meski tanpa bantuan kapten!!!!" Cabaji terus melesat dan batsss!!! Ia menusuk, namun yang ditusuknya cuma tanah, Zoro mampu menghindarinya.
"Haah... Haah... Sudah cukup, aku lelah..." ucap Zoro.
"Lelah, eh? Akhirnya kau menyerah juga, yah, kuakui kau lumayan hebat bisa bertahan dengan luka seperti itu..."
Jduakkk!!!! Zoro menendang sepeda yang dikendarai Cabaji hingga ia terjatuh.
"Maksudku adalah... aku sudah lelah dengan segala tipuan akrobat murahanmu.." Zoro makin serius.
"Baiklah!! Tak ada tipuan akrobat lagi, ayo selesaikan ini sekarang juga!! Akan kutunjukkan padamu teknik pedangku yang sebenarnya!!!"
"Oni..." Zoro bersiap dengan ketiga pedangnya, dan ketika Cabaji melesat mendekat, Zoro menebas, "Giri!!!!!"
"Cabaji!!!!" teriak Buggy.
"Ke-Kenapa... Bagaimana bisa... Kami dikalahkan oleh pencuri!?" perlahan Cabaji ambruk. "Kami adalah... Pasukan Bajak Laut Buggy, yang akan menguasai lautan!! Kenapa... Aku kalah!?"
"Kami bukan pencuri.." ucap Zoro.
"Kami adalah bajak laut!" setelahnya Zoro ikut ambruk.
"Luffy... Aku tidur dulu ya.." ucap Zoro.
"Ya, sisanya biar aku yang mengurusnya!!" ucap Luffy.
"Kau... Kalian bilang diri kalian bajak laut, hah!?" teriak Buggy.
"Tentu saja!!" ucap Luffy, "Sekarang cepat serahkan peta Grand Line itu!!"
"Cih, jadi kau mengincar peta itu ya!? Bajak laut ingusan seperti kalian tak akan bertahan lama di Grand Line!! Memangnya apa yang ingin kalian lakukan di sana, hah!? Jalan-Jalan!?"
"Aku mau jadi Raja Bajak Laut.." ucap Luffy santai.
"Jangan bicara seenaknya bodoh!!" teriak Buggy. "Kalau kau Raja Bajak Laut maka aku ini dewa!! Akulah yang akan memperoleh harta itu, jadi berhentilah bermimpi!!"
"Kalau begitu kemarilah, kau ini menjengkelkan sekali.." Luffy menyiapkan tinjunya.
"Hei, jaga mulutmu, manusia karet!!"
"Ah...!" Buggy tiba-tiba saja teringat sesuatu. "Topi jerami yang kau kenakan itu.. Aku jadi teringat dengan seseorang... Pria kurang ajar berambut merah itu...!!"
"Rambut Merah!?" Luffy kaget, ia tak menyangka kalau Buggy kenal dengan Shanks.
12:00:00 AM
Tags :
Versi Teks One Piece
Subscribe by Email
Follow Updates Articles from This Blog via Email
No Comments