Thursday, March 31, 2016

Versi Teks One Piece Chapter 821

Zou berguncang, dimulainya penyerangan Jack membuat goyah gedung-gedung di atas gajah raksasa itu. Suku Minks berteriak, "Uwaaah...!!! Kyaaa....!!!"

Mereka berlari, berusaha sebisa mungkin menjauhi bangunan-bangunan bertingkat yang ambruk akibat guncangan. "Rumah-rumahnya roboh...!!" teriak salah satu warga.

"Kyaaaa....!!!"

"Cepat menjauh dari gedung-gedung...!!!"
"Berpegangan yang erat ke pohon...!!!"

One Piece Chapter 821
Nekomamushi sadar kalau ada sesuatu yang salah dengan Zou, "Sesuatu terjadi pada Zunisha...!!" ucapnya.

BRWOOOOO!!!

Terdengar teriakan yang begitu keras. Dan bersamaan dengan itu, Momonosuke menutup kedua telinganya. "Uukh... Lagi-lagi suara itu..."

"Tuan Momonosuke!?"

Tak semua orang bisa mendengarnya, suara misterius yang seolah berbisik, "Kalau memang benar itu anda..."

"Luffy!! Ada apa denganmu!?" tanya Nami.
"Ada apa!? Apa kalian tak bisa mendengarnya!?"

"Mendengar apa!?"

Sama seperti Momonosuke, Luffy bisa mendengar suara misterius itu.
"Dia juga!?" ucap kaget Inuarashi.

One Piece Chapter 821
Luffy menutup kedua telinganya, "Kau itu siapa siih...!?" teriaknya.

"Kumohon!! Cepatlah!!" bisik suara misterius itu lagi. Suaranya begitu keras, Luffy dan Momonosuke benar-benar sampai menutup rapat-rapat kedua telinga mereka.

"S-Suaranya makin keras...!!" ucap Momonosuke. "Dan yang barusan adalah yang paling keras..."

One Piece Chapter 821
Jack memulai penyerangan dengan menembakki kaki kiri depan Zou menggunakan meriam-meriam kapalnya. "Tembak...!!"

"BRWOOOO!!!!" teriak gajah Zou.

"Gyahaha!!"
"Tembak terus kaki depannya itu!!"

One Piece Chapter 821
"Binatang besar itu mulai merasakannya!!"

"Tentu saja..." ucap Jack. "Bahkan gajah normal pun akan merasa sakit saat disengat oleh seekor lebah. Apalagi kalau memang benar dia sudah hidup selama ribuan tahun, maka kulitnya pasti sudah lemah karena tua..."

Jack meremehkan Zou, "Legenda hidup katanya? Heh, dia itu cuma relief yang hampir mati!!"

One Piece Chapter 821
BAAMMM!!!

Tembakkan terus dilesatkan.

"Bagus, terus serang dia!! Kalau kita bisa membuatnya berlutut, kita akan bisa mencapai kepalanya!! Setelahnya, kita bisa melesatkan serangan terakhir sesuka kita!! Mencongkel matanya lalu potong lidahnya? Bagus!! Koyak tubuhnya dan keluarkan isi perutnya? Super sekali!!"

BAAAAMM!!!

One Piece Chapter 821
Bersamaan dengan serangan demi serangan yang dilesatkan kapal Jack, suara misterius itu makin menjadi. Ya, suara Zou yang hanya bisa didengar oleh Luffy dan Momonosuke.

"Cepatlah... Tolong, perintahkan aku... Kalau memang anda ada di sana..."

"Memerintahmu!?" teriak Luffy, "Apa yang kau maksud!? Jawab aku!! Dan kau itu siapa sih!?" Luffy masih belum menyadarinya.

"Luffy!! Siapa yang kau teriaki!?" tanya Nami.
"Kami tak mendengar apa-apa!!"

One Piece Chapter 821
"Yang bisa kulakukan hanya mendengarnya, suara itu tak mau mendengarku!! Aku bahkan tak tahu itu suara siapa...!!" ucap Luffy.

"Dikatakan kalau Gol D Roger dan Yang Mulia Oden juga mendengar suara yang sama saat mengunjungi tanah ini.." ucap Pedro. "Suara misterius yang tak bisa diajak bicara..."

Gajah Zou melihat ke arah kapal-kapal yang menyerangnya, melihat Jack. Dan dengan kemampuannya, ia bisa mengirim penglihatannya itu ke pikiran Momonosuke. Momonosuke pun seolah bisa melihatnya.

"Jack...!! Jack... Dia menyerang Zou...!!"

One Piece Chapter 821
"Apa!?" jerit kaget Suku Minks.

"Ada lima kapal perang bersenjata lengkap!! Arah jam sembilan!!"
"Bagaimana kau bisa mengetahuinya!?"

"Zunisha diserang!?"
"Jack masih hidup!?"

One Piece Chapter 821
Kinemon mendekati Momonosuke, "Momo!! Bagaimana bisa kau mengetahui semua itu!?"

"Tiba-tiba saja... Masuk ke kepalaku!! Aku... Takut..." ucap Momonosuke.

"Rasa sakit ini..." ucap suara misterius itu lagi, "Kalau aku terjatuh, maka kalian semua akan berada dalam bahaya..."

Inuarashi memerintahkan suku Minks, "Kirimkan kapal!! Ayo kita lawan Jack di laut!!"
"Baik!!"

One Piece Chapter 821
"Pemilik suara ini..." ucap Momonosuke, "Adalah gajah ini sendiri..."
"Eeh!? Zunisha!?"

Momonosuke kemudian menyalurkan apa yang ingin Zunsiha katakan lewat mulutnya, "Jauh di masa lalu, Zou melakukan suatu kejahatan. Oleh karena itu, ia dihukum untuk terus berjalan selama-lamanya. Hanya boleh melakukan sesuatu atas perintah... Hingga akhir waktu. Itulah kenapa...."

"Kau harus memberiku perintah, cukup satu kalimat!" ucap Zunisha, "Perintahkan aku!! Izinkan aku untuk bertarung!!"

One Piece Chapter 821
Di luar sana, komplotan Jack tak tahu sama sekali dan terus berteriak, "Gyahaha!! Serangannya bekerja!! Binatang raksasanya akan segera jatuh!!"

Luffy berteriak ke Momo, "Momo!! Katakannlah!! Suaramu pasti akan bisa mencapainya!! Zou diserang!! Bisa-bisa kita tenggelam ke dasar laut!!"

"Tapi bagaimana bisa aku berbicara sekeras itu!?"
"Tak masalah!! Berteriaklah sekencang yang kau bisa!!"

One Piece Chapter 821
"BRWOOOOO...!!!" Zou makin kesakitan.

Momonosuke panik, dan pada akhirnya ia meneriakannya, "Jangan menyerah, Zou!! Kau tak boleh jatuh!! Serang balik Jack!! Lawan dia!!!"

"Mengerti..."

Dan seketika gajah raksasa yang hampir jatuh itu bangkit kembali.
"Apa...!?" orang-orang Jack kaget.

One Piece Chapter 821
Mereka terdiam, sebuah bencana yang begitu besar telah menanti di depan mata. Zunsiha melibaskan belalainya, satu hempasan...

Jack terdiam, anak buahnya syok, mereka tak bisa berbuat apa-apa melihat belalai seukuran tebing menghempaskan kapal-kapal mereka..

Mereka terseret arus, badai tsunami melempar kapal-kapal itu dan menghancurkannya, melahap semua orang yang ada di dalamnya, termasuk Jack.

One Piece Chapter 821
Dari pinggir Zou, Bariete si monyet melihat menggunakan teropong, dan ia tercengang. Kapal-kapal perang Jack telah berubah menjadi reruntuhan.

"Uwaaaagasaru!!!" teriaknya sambil berlari menuju koa.

Serangan Jack berhenti, pulau kembali tenang.

"Gempanya mereda..."
"Apa yang sudah terjadi di luar sana!?"

"Aku tidak tahu... Aku sudah tak melihat apa-apa lagi.." ucap Momonosuke. "Aku juga tak mendengar suara itu lagi..."

One Piece Chapter 821
Bariete sampai lalu menceritakanya pada semuanya.
"J-Jadi maksudmu, Zunisha menggunakan belalainya untuk menenggelamkan kapal Jack!?"

"Y-Y-Ya!!" ucap Bariete terbata-bata, "Itu benar-benar terjadigosaru!! Dalam satu hempasan!!"

"Ya ampun... Aku bahkan tak pernah menyangka Zunisha memiliki tekad..." ucap Inuarashi.
"Yang akan merespons perintah,,,"

Momonosuke kelelahan hingga tertidur, "Apa Yang Mulia Oden mengetahui kemampuan dari Yang Mulia Momonosuke ini?" ucap Kinemon.

One Piece Chapter 821
"Hei hei, kenapa wajah kalian masih tegang begitu??" ucap Luffy.

"Semuanya masih syok atas apa yang baru saja terjadi.." ucap Inuarashi.
"Pertama, kami tak menyangka Jack bisa kembali ke sini.. Lautan ini sudah tidak aman lagi." ucap Nekomamushi.

"Yah, ayo kita hajar mereka! Shishishi!!" ucap Luffy sambil tersenyum, "Gila sekali kan, Zou juga ada di pihak kita!!"

"Kau itu ceria sekali ya..."

Luffy sudah menyiapkan bungkusan besar kosong, lalu minta tolong, "Kami akan segera pergi, tolong berikan makanan yang banyak ya..."

One Piece Chapter 821
Dan begitulah...

Sementara itu di suatu pulau di Dunia Baru, terdengar suara denden mushi.
"Purururu... Purururugacha!"

"Ada apa?"

Sebuah telepon dari Apoo, "Appappappa, komunikasi kami dengan Jack telah terputus, Tuan Kaidou!!"

One Piece Chapter 821

sumber: Versi Teks dan Cerita Karangan - VersiTeks.com