Thursday, December 8, 2016

Versi Teks One Piece Chapter 849

Ruang tamu Keluarga Vinsmoke, tampak Judge yang sedang berkumpul dengan ketiga putranya. Anehnya, Reiju tidak ikut bersama mereka. Yonji pun bertanya-tanya, "Reiju kemana?"

"Entahlah," jawab Niji, "Tapi tadi aku melihatnya pergi..."

One Piece Chapter 849
"Oh, ya sudah, yang terpenting sekarang, Ayah, di mana mereka berdua akan tinggal setelah pernikahan ini?" Yonji menanyakan soal Sanji dan Pudding.

"Tinggal di Germa, tentu saja.." ucap Judge. "Kalau kita tak menjadikan gadis itu sebagai sandera, siapa yang bisa menjamin apa yang akan mereka minta dari kita nanti kedepannya? Jangan lupa saat ini kita berurusan dengan bajak laut..."

"Apa kau tidak khawatir mereka akan menggunakan taktik yang sama pada kita??"

"Jangan bercanda, Niji," Ichiji berkata, "Kalaupun mereka menjadikan Sanji sandera dan berkata kalau akan membunuhnya, memangnya kita akan peduli?"

"Hahaha!!" Yonji tertawa, "Kau benar juga!!"
"Ya ampun, aku tak sabar hidup lagi bersama Sanji..."

Dunia Cermin, Rumah Brulee...

Brulee masih mengaduk-ngaduk tungku tempat Carrot hendak dimasak. "Ini akan jadi soup rebus yang lezat!! Apa kalian semua lapar??"

"Kami kelaparan!!!"

One Piece Chapter 849
"Potong talinya!!"
"Tolong, jangan makan akuuu!!!"

"Brulee menggali kuburannya sendiri..." ucap Chopper dalam hati. "Yang diikat di sana sebenarnya katak yang dibuat menyerupai Carrot dengan kekuatan Brulee..."

One Piece Chapter 849
"Carrot yang asli bersembunyi di loteng..."

"Waaa!!! Tolong aku Kachopper!!!" jerit Carrot dari loteng. Ya, ternyata yang sejak tadi berteriak-teriak bukan Carrot yang diikat, melainkan dirinya yang asli yang ada di atas.

"Tapi meskipun itu cuma katak, aku jadi merasa bersalah membiarkannya dimasak hidup=hidup seperti itu.." ucap Chopper dalam hati.

One Piece Chapter 849
"Di rumah ini terdapat 16 musuh, termasuk orang-orang yang kelihatannya berbahaya..."

"Randolph..."
"Akan kupotong talinya, Nona Brulee!!"

"Brulee..."
"Waktunya untuk membuat gosong wajah manismu itu!!"

"Buaya bangsawan..."
"Aku lapar sekali!!"

"Lalu orang mirip kereta bernama Diesel..."
"Dia akan terlihat menderita!! Kita harus segera menutup pancinya setelah dia masuk!!"

One Piece Chapter 849
Carrot asli bersiap dari atas, "Bersiap dan... Hyaaa!!"

Ia kemudian melempari Randolph yang hendak memotong tali hingga terjatuh. "Uuukh!!"

"Ada apa ini!? Ini bukan waktunya untuk bercanda, Randolph!!" Brulee berteriak.
"Nona Brulee!! Ada penyusup di loteng!!"

Carrot keluar lalu menyelamatkan katak itu.
"Eh!? Ada dua gadis kelinci!?" Brulee kaget.

One Piece Chapter 849
Carrot melesat dan menendang tungku pemanas itu, isi di dalamnya yang mendidih pun berserakan membanjiri rumah Brulee.

"Tidaaakk!!! Aaaa!!!"
"Nona Bruleee!!!"

One Piece Chapter 849
"Panas!! Panas!!!"

Sementara mereka menjerit kepanasan, Chopper berubah ke wujud kecil untuk melepaskan diri dari rantai, kemudian memakan rumble ball.

"Panaass!!! Panaass!!! Panaass!!!"

One Piece Chapter 849
"Ini buruk!! Cepat selamatkan Nona Brulee!!!"
"Nona Brulee!!"

Sebelum mereka sempat bertindak, Carrot menyerang lagi. Ia bersiap untuk menggunakan kekuatan listriknya, "Electrical Luna!!!"

Carrot menyerang air yang menggenang, hingga Randolph dan yang lainnya terkena sengatan listrik. "Gyaaaahhh!!!"

One Piece Chapter 849
Chopper telah berubah ke wujud monsternya, diam-diam menyelinap ke belakang tubuh buaya raksasa dan kemudian membantingnya, "Gyaaaa!!!"

Prajurit-prajurit kecil menjerit, "Monsteeer!!!"
"Ada monster!!!"

Sebelum akhirnya Bammm!!! Mereka tertimpa buaya.

One Piece Chapter 849
"Groaaaaaa!!!" Monster Chopper menjerit, mengaum. Brulee telah dikalahkan, Randolph, si buaya, yang tersisa cuma Diesel si manusia kereta.

Diesel melesat kencang, berlari bagai kereta dari rumah itu.

One Piece Chapter 849
"Ini buruk!! Ini buruk!! Aku harus segera melaporkannya ke Mama!! Cuu Cuu Cuu!! Kalian bodoh!! Kalian tak akan bisa mengejarku kalau aku sudah mulai berla...."

"Garchuuu!!" Carrot melompat, melesat ke pria itu dan menggigit lehernya.
"Eeeh!?"

"Ayo tebak siapa???" Carrot menutup mata Diesel dengan kedua tangannya.

One Piece Chapter 849
"Bahaya!! Bahaya!! Aaaaa...!!!"

Bamm!!! Diesel si kereta menabrak.
"Wooo Hooo!!! Kita berhasil mengalahkan Tim Brulee!!" seru Chopper yang telah kembali ke wujud semula.

"Kachopper!!"

"Yosh!!! Sekarang kita akan bisa mengunjungi semua tempat di pulau ini melalui cermin!! Ayo temukan teman-teman kita yang lain!!"

One Piece Chapter 849
Di ruangan Sanji, ia sedang membawa karangan bunga. Salah seorang anak buah Big Mom masuk dan mengabarinya.

"Saat ini, Luffy si Topi Jerami dan si pencuri Nami sedang ditahan, yang mengamuk adalah seorang dari suku Mink dan Soul King..."

One Piece Chapter 849
"Sepertinya penjaga cukup kesulitan untuk..."

"Sudah cukup.." ucap Sanji. "Ngomong-ngomong mana bahan masakan yang aku minta?"

"Ah, aku sudah membawakannya, kalau Anda lapar... Bagaimana kalau makan terong??"

"Aku akan memakai dapur.." ucap Sanji. "Pudding tidak menghadiri makan siang itu, aku menghawatirkannya jadi aku akan memasak untuknya.."

"Begitu ya... Sepertinya Nona Pudding masih murung..."

One Piece Chapter 849
Di Ruang Harta...

"Sepertinya ini kuncinya!!"

Brook mengambil kunci dari salah satu penjaga yang telah ia kalahkan.
"K-Kauuu!!!"

One Piece Chapter 849
Penjaga lain yang masih tersisa hendak menyerangnya, "Berani-beraninya kau mengacau di tempat ini!!!"

"Swallow Banderole!!!" Brook melesat dan menebasnya.

"Tentu saja.." ucap Brook, "Aku sudah meminta partner kejahatanku untuk menjadi umpan, maka aku juga harus melakukan tugasku dengan baik!! Kalau tidak mau ditaruh di mana wajahku!?"

Batssss!!! Brook menghabisi lawannya dengan tusukan.

One Piece Chapter 849
"Meski aku tidak punya wajah sih!! Yohohoho!!"

Semua penjaga akhirnya berhasil dikalahkan.
"Aku harus bergegas!!"

Di luar, Smoothie masih tampak berjaga. Kemudian seseorang datang. Big Mom.

"Eh? Mama??"
"Ratu!!" prajurit penjaga kaget.

"Kau sampai jauh-jauh datang ke sini..."
"Menyingkirlah, Smoothie!!"

One Piece Chapter 849
Bruaaaakkk!!!

Big Mom tak tanggung-tanggung langsung masuk ke ruangan itu dengan menghancurkan pintu gerbangnya. Brook saat itu masih berada di dalam kurungan penyimpanan tempat poneglyph berada.

Big Mom berteriak, "Siapa orang bodoh yang berani mengacau di hari pernikahan putriku!?"

One Piece Chapter 849
"Whaaa!!!" Brook kaget.
"Big Mom!?"

"Hmm!? Coba kita lihat..." Big Mom memasang senyum saat melihat Brook, "Mahkluk menarik apa yang sedang kulihat ini!?"

Di taman, prajurit-prajurit masih berusaha untuk mengejar Pedro.
"Terus kejar dia!! Pojokkan dia!!"

Pedro terus dipojokkan hingga sampai di taman kastil.
"Bagus, kita berhasil memojokkannya!!"

One Piece Chapter 849
"Sial... Apa yang mereka rencanakan sebenarnya!?"

Pedro lalu menoleh ke belakang, dan ternyata di sana seseorang telah menunggu.
"Lama tidak bertemu ya-bon..."

Baro Tamago telah menunggu Pedro.
"Meski kita bermusuhan, aku selalu mengormatimu sebagai musuh yang kuat, Kapten Bajak Laut Nox, Pedro!!"

One Piece Chapter 849
"Baron Tamago!!"

"Tiap kali kita bertemu, bekas luka di mata kiri kita rasanya gatal!! Sudah 5 tahun berlalu sejak kau hampir mati, jadi kenapa kau mengulangi kesalahan yang sama lagi!? Aku sadar kau sudah tak punya banyak waktu tersisa lagi, sejak Mama mengambil 50 tahun sisa umurmu..."

One Piece Chapter 849
"Ya, aku juga sadar akan hal itu!!" ucap Pedro, dan kemudian dengan tegas berkata, "Dan aku juga tidak berniat untuk kembali ke kampung halamanku hidup-hidup!!"

One Piece Chapter 849
Di suatu tempat di kastil Big Mom, sesuatu yang mengejutkan terjadi.

Seseorang menelusuri lorong dalam kondisi luka parah. Darah terus menetes dari sekujur tubuhnya. "Haaah... Haaah..."

Dirinya dihajar habis. Seorang wanita yang penuh luka.
Reiju... Apa yang sebenarnya terjadi!?

One Piece Chapter 849

sumber: Versi Teks dan Cerita Karangan - VersiTeks.com