Friday, December 9, 2016

Highlight One Piece Chapter 849: Pedro dan Tamago

Pedro terus dipojokkan sampai akhirnya tiba di suatu taman tempat Tamago sedang menunggu. Dan ternyata hubungan di masa lalu mereka begitu dalam. Mereka ternyata rival, saingan berat. Pertarungan tampaknya pernah terjadi di masa lalu hingga meninggalkan bekas luka di masing-masing mata kiri mereka. Detail kecil yang disiapkan dengan sangat apik oleh Oda.

Bekas Luka Baron Tamago
Bekas luka di mata kiri baron Tamago yang muncul pertama kali jauh di Chapter 570 yang lalu ternyata bukan hanya untuk menampilkan kesan sangar, ada masa lalu yang sudah Oda persiapkan dari jauh-jauh sebelumnya. Yah, bekas luka bekas luka di dunia One Piece memang biasa Oda siapkan untuk sesuatu, bukan hanya hiasan. Jadi tinggal menunggu penjelasan dari bekas luka bekas luka lainnya, misalnya luka besar di tubuh Kaido. Siapa yang melakukannya??

Fakta yang mengejutkan terdengar di Chapter ini, usia Pedro ternyata telah diambil. 50 Tahun!! Entah itu jumlah yang sedikit atau banyak untuk suku Mink, namun kalau dilihat dari Nekomamushi dan Inuarashi yang sudah tua, dan bersama Roger sewaktu muda, tampaknya usia Mink tak jauh berbeda dengan manusia. Beda dengan kaum raksasa yang usianya bisa sampai beratus-ratus tahun. Dengan kata lain, 50 tahun angka yang besar untuk Pedro, dan yang lebih mengejutkan adalah kalimatnya yang menyebut bahwa ia memang tidak berencana untuk kembali hidup-hidup. Pedro akan mengorbankan dirinya di sini??

Satu hal yang menarik yang mungkin belum banyak yang tahu, insiden Pedro terjadi 5 tahun yang lalu, bertepatan dengan Lola pergi meninggalkan rumah, 5 tahun yang lalu. Kebetulan? Ada apa sebenarnya 5 tahun yang lalu?

Pertarungan seperti apa yang akan Pedro perlihatkan? Jika Carrot saja aksinya luar biasa, mengalahkan beberapa anak buah Big Mom sekaligus. Pedro pastinya lebih hebat lagi.

Highlight One Piece Chapter 849
Scene 1. Germa 66
Scene 2. Kachopper
Scene 3. Sanji dan Pelayan Big Mom
Scene 4. Brook dan Big Mom
Scene 5. Pedro dan Tamago
Scene 6. Apa yang Terjadi pada Reiju!?