Thursday, March 31, 2016

Tentang Kejahatan yang Dilakukan Zunsiha

One Piece Chapter 821 memperlihatkan detail kecil mengenai masa lalu Zunisha, si gajah besar. Gajah raksasa super tepatnya. Dijelaskan bahwa aksinya yang terus berjalan mengarungi lautan merupakan sebuah hukuman, hukuman yang harus ia tempuh karena sudah melakukan tindak kriminal di masa lalu. Tindak kriminal macam apa?

One Piece Chapter 821
Di berbagai forum, banyak yang beranggapan bahwa kriminal yang dilakukan oleh Zunisha berhubungan dengan kekuatannya, daya hancurnya. Misalnya, dulu ia sempat mengamuk, menggunakan kekuatanya untuk menghancurkan suatu pulau atau kerajaan, dan akhirnya dihukum. (Yang paling ngawur, Zou si gajah raksasa tidak sengaja berak di Mariejois)

Tapi kalau dipikir-pikir lagi, kemungkinan itu sangat kecil.

Pertama: Jika saat ia dihukum, Zunisha sudah memiliki kekuatan sebesar sekarang, siapa yang bisa menghukumnya?
Kedua: Jika gajah besar itu memiliki sifat yang keji, suka mengamuk, dll, tentunya ia tak akan peduli kalau ada yang menghukumnya.

Oke, bagaimana kalau yang menghukum itu punya kekuatan untuk memberi perintah seperti Momonosuke? Kakek kakek kakek kakek buyutnya Momo mungkin? Tetap saja, rasanya sangat mubasir jika menghukum gajah yang punya kekuatan sebesar itu.

Kemungkinan yang jauh lebih logis, Zunisha dihukum saat ia masih kecil. Gajah besar itu tentunya pernah kecil, kan? Karena mustahil baru lahir si Zunisha langsung seukuran pulau. Kalau begitu sebesar apa ibunya? Sebesar apa kandang bersalinnya?

Nah, jadi Zunisha dihukum saat ukurannya masih sama dengan gajah-gajah biasa. Seiring dengan berjalannya waktu, ia terus menjalani hukumannya, berjalan terus tanpa henti. Hingga tubuhnya makin besar, makin besar, dan pulau tempat ia tinggal tak mampu lagi untuk menampung aksi jalan-jalannya. Zunisha pun terus berjalan, mengarungi laut, terus dan terus hingga sekarang dan sampai akhir waktu nanti.

Kembali ke pertanyaan awal, kejahatan macam apa yang ia lakukan? Hukumannya unik, yaitu untuk terus berjalan, jadi paling logis kalau tindak kejahatannya itu ada hubungannya dengan berjalan. Contoh paling sederhana, Zunisha dulunya gajah penjaga. Tugasnya berdiri menjaga gerbang. Tapi eh bukannya diam berdiri tegak, dia malah jalan-jalan keluyuran. Alhasil ia pun dihukum untuk berjalan terus selama hidupnya.

Jawaban pasti mengenai kejahatan yang dilakukan oleh Zunisha kelihatannya tidak akan terjawab dalam waktu dekat. Dengan asumsi memang benar yang mengetahui kejahatannya cuma Zunisha itu sendiri, maka pastinya butuh berchapter-chapter (bisa jadi) ratusan sampai ia bicara lagi.

Kapan? Saat ia akan mati. Nah, Zou sudah berada di pihak Luffy. Kalau memang, entah bagaimana, suatu hari nanti ia ikut bertempur bersama Luffy, sama seperti ketika Little Oars Jr. bertempur untuk Shirohige, kemungkinan besar ajalnya akan berakhir di sana. Dan sama seperti karakter-karakter lainnya yang sudah mati, di detik-detik terakhir mereka, akan ada kilas balik, flashback yang menceritakan tentang masa lalu mereka..

Misalnya pada detik-detik terakhir sebelum wafatnya Shirohige, ada satu halaman flashback yang memperlihatkan pertemuannya, sambil minum-minum dengan Raja Bajak Laut, Gol D Roger.

Tapi yah, sebagai fans One Piece tentunya kita, menunggu lama tentunya sudah jadi hal yang biasa. Bagaimana tidak, Oda selalu mempersiapkan ceritanya dari jauh-jauh hari.